Di dalam kehidupan berorganisasi, kekecewaan dan ketidakpuasan pasti pernah dan akan dialami oleh setiap individu anggota organisasi. Kebijakan yang dibuat pimpinan dan keputusan-keputusan yang diambilnya tidak dapat memuaskan semua kebutuhan atau keinginan anggotanya sehingga sebagian orang pasti akan merasa kecewa dan marah. Interaksi antar pegawai tidak lancar, misalnya perilaku seorang teman kerja atau bawahan sering kali membuat jengkel atau kesal dan marah bagi pegawai yang lain. Perasaan kecewa, tidak puas, dan marah hendaknya tidak dibiarkan terus menumpuk karena secara langsung dan tidak langsung perasaan tersebut akan mempengaruhi produktivitas kerja individu maupun produktivitas kerja organisasi. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menyalurkan perasaan-perasaan tersebut adalah melalui kritikan.
Artikel
Manajemen Kritik Dalam Berorganisasi by M. Afif Muttaqin
Minggu, 23 Oktober 2011 | 09:08:51 WIB - Jumlah Dilihat: 439
Berita Lainnya
- E-Learning ASN Berintegritas Diluncurkan, Menteri Rini Sampaikan Lima Pilar Perkuat Integritas
- Pengusulan Zona Integritas 2026 Dimulai, Ayo Cermati Persyaratannya!
- Sinergi Pusjar SKTAN Cetak Karakter Tangguh Lulusan Latsar CPNS Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
- Kementerian PANRB Bersama LAN Akselerasi Transformasi Digital ASN
- Evaluasi Fleksibilitas Kerja ASN Dorong Penguatan Budaya Kerja Berbasis Kinerja
Berita Terbaru
Positive Campaign

Maklumat Pelayanan


LOGIN PEGAWAI
.png)




